Singkawang — Untuk pertama kalinya, MTsN Singkawang turut ambil bagian dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset. Keikutsertaan perdana tersebut langsung menghadirkan capaian yang membanggakan. Dari tiga tim dengan tiga proposal riset yang diajukan, satu proposal berhasil lolos ke tahap Presentasi Proposal dari Provinsi Kalimantan Barat.

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena proposal riset MTsN Singkawang merupakan satu-satunya proposal riset dari jenjang MTs dan MA se-Kalimantan Barat yang berhasil lolos, dari keseluruhan 45 proposal yang diajukan.

Proposal yang berhasil lolos mengangkat tema Sustainable Development Goals (SDGs) dengan fokus pada harmoni TIDAYU di Kalimantan Barat. Tema tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan masyarakat Kalimantan Barat yang dikenal memiliki keberagaman etnis, budaya, dan agama, sekaligus mengangkat nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kehidupan harmonis dalam keberagaman.

Persembahan Perdana yang Langsung Membanggakan

Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi MTsN Singkawang dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan madrasah. Meskipun baru pertama kali mengikuti OMI Riset, para murid mampu menunjukkan keberanian untuk berkompetisi melalui gagasan penelitian yang kontekstual dan memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.

Tim riset yang berhasil mengantarkan MTsN Singkawang lolos seleksi terdiri atas:

  • Atha Bilal, Kelas 7E
  • Freya Zhafira Izzatunnisa, Kelas 7A
  • Gibran Al Khawarizmi, Kelas 7A

Tim tersebut berada di bawah bimbingan Ratna Julyanti, S.Pd., yang mendampingi murid dalam proses penyusunan proposal hingga persiapan menghadapi tahap presentasi.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa murid madrasah tidak hanya memiliki potensi dalam bidang akademik konvensional, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian, mengolah gagasan, serta menawarkan solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya.

Bersiap Menuju Seleksi Presentasi Proposal

Setelah dinyatakan lolos, tim riset MTsN Singkawang kini mempersiapkan diri secara serius menghadapi tahap Presentasi Proposal dari Provinsi Kalimantan Barat.

Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari pendalaman substansi penelitian, penyempurnaan proposal, penguatan argumentasi ilmiah, penyusunan bahan presentasi, hingga latihan penyampaian hasil riset di hadapan tim penilai.

Tahap ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi para murid untuk menguji kemampuan mereka dalam mengomunikasikan gagasan penelitian secara sistematis, ilmiah, dan meyakinkan.

Kepala Madrasah: Jadikan Riset sebagai Budaya di Madrasah

Kepala MTsN Singkawang, Rahmi Nuraztia, S.P., M.Sc., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena pada keikutsertaan pertama MTsN Singkawang dalam OMI Riset, salah satu proposal murid kita dapat lolos ke tahap presentasi tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Terlebih lagi, proposal tersebut menjadi satu-satunya proposal riset yang lolos dari 45 proposal MTs dan MA yang diajukan se-Kalimantan Barat.”

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar tentang kompetisi dan hasil akhir, tetapi merupakan langkah awal dalam membangun budaya riset dan inovasi di lingkungan MTsN Singkawang.

“Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk berani meneliti, bertanya, menemukan persoalan, dan menghadirkan gagasan-gagasan baru. Riset harus kita jadikan bagian dari budaya belajar di madrasah, karena melalui riset anak-anak belajar berpikir kritis, kreatif, objektif, dan mampu memberikan solusi.”

Rahmi juga memberikan apresiasi kepada para murid dan pembimbing yang telah bekerja keras mempersiapkan proposal hingga berhasil lolos seleksi.

“Selamat kepada Atha Bilal, Freya Zhafira Izzatunnisa, Gibran Al Khawarizmi, serta Ibu Ratna Julyanti, S.Pd., selaku pembimbing. Jangan cepat berpuas diri. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik pada tahap presentasi. Kami dari madrasah akan terus memberikan dukungan agar potensi anak-anak dapat berkembang secara maksimal.”

Langkah Awal Menuju Madrasah Riset dan Inovatif

Lolosnya proposal OMI Riset tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi catatan penting dalam perjalanan MTsN Singkawang. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kesempatan pertama dapat menjadi pintu lahirnya prestasi baru apabila disertai keberanian, kerja keras, pendampingan, dan dukungan madrasah.

Dengan mengangkat isu SDGs dan Harmoni TIDAYU di Kalimantan Barat, tim riset MTsN Singkawang tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga membawa semangat untuk memahami keberagaman dan mendorong kehidupan masyarakat yang lebih harmonis.

Selamat berjuang kepada Tim Riset MTsN Singkawang. Semoga mampu memberikan presentasi terbaik dan kembali menorehkan prestasi di tingkat Nasional.

MTsN Singkawang — Religius, Cerdas, Berprestasi.