
Keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Singkawang menggelar acara Pisah Sambut Kepala Madrasah sekaligus pelepasan Bendahara BOS pada hari ini. (Senin, 5/1/25)
Acara yang berlangsung khidmat ini menandai pergantian kepemimpinan serta perpisahan dengan sosok-sosok yang telah berjasa besar bagi madrasah.
Rangkaian agenda hari ini dimulai tepat pukul 13.00 WIB dengan jamuan makan siang bersama di Restoran Kampung Batu. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyatukan seluruh guru dan staf dalam momen silaturahmi tersebut, sebelum akhirnya berlanjut ke acara inti yang dilaksanakan di Aula Restoran Kampung Batu.
Suasana di dalam aula berubah menjadi emosional saat memasuki sesi penyampaian kesan dan pesan. Wakil Kepala Bagian Akademik, Bapak M. Amin, SHI, M.Pd, salah satu rekan kerja sekaligus perwakilan guru, menyampaikan testimoni yang mendalam mengenai kepemimpinan Kepala Madrasah lama, Bapak Ajat Sudrajat, S. Ag, M. Pd. Dengan suara yang sesekali bergetar karena haru, beliau mengisahkan dedikasi dan kedekatan emosional yang telah terbangun selama ini.
“Beliau bukan sekadar atasan, tapi guru dan orang tua bagi kami di sini. Ketegasan dan kelembutan hatinya dalam membimbing kami adalah teladan yang sulit dilupakan,” ungkap M. Amin di hadapan hadirin yang tampak tersentuh.
Tidak hanya melepas Kepala Madrasah, momen ini juga menjadi ajang perpisahan bagi Bendahara BOS MTsN Singkawang yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Peran Bendahara BOS yang telah mengelola tata kelola keuangan madrasah dengan penuh tanggung jawab turut mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh warga madrasah.
Dalam sambutan penutupnya, Kepala Madrasah yang baru, Rahmi Nuraztia, SP, M.Sc menyatakan rasa hormatnya atas fondasi kuat yang telah diletakkan oleh kepala madrasah sebelumnya. Beliau berkomitmen untuk melanjutkan estafet ini dengan semangat baru demi membawa MTsN Singkawang menjadi madrasah yang semakin unggul dan Mandiri Berprestasi di masa depan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis. Dalam arahannya, beliau memberikan pesan strategis mengenai dinamika kepemimpinan di lingkungan madrasah.
“Setiap pemimpin memiliki gaya yang berbeda, namun visi besar madrasah harus tetap sama: maju, bermutu, dan berdaya saing,” tegas H. Muhlis di hadapan seluruh hadirin.
Beliau mengingatkan bahwa perubahan kepemimpinan merupakan hal yang lumrah, namun fokus utama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MTsN Singkawang tidak boleh bergeser sedikit pun.
Acara ditutup dengan pemberian cenderamata sebagai simbol cinta dan terima kasih kepada Kepala Madrasah dan Bendahara BOS yang dilepas, diiringi doa bersama dan jabat tangan perpisahan yang penuh rasa kekeluargaan. (PRJ)




